7 Penilaian Rekrutmen Kerja


Apakah kamu pernah bertanya-tanya apasih sebenarnya yang dinilai dari proses rekrutmen kerja? Setelah kamu mengirimkan lamaran kamu beserta dengan CV dan Cover Letter yang sudah kamu buat dengan sepenuh hati dan kemudian kamu tidak dipanggil lagi oleh perusahaan tempat kamu melamar kerja

Lalu kamu merasa heran dan bertanya-tanya tentang apa sebenarnya yang salah dengan lamaran kamu, apakah kurang menarik atau memang tidak dibaca oleh HRD. Sebenarnya jika kamu membuat CV dengan benar dan bisa membuat HRD tertarik dengan CV kamu maka kemungkinan kamu dipanggil kembali oleh perusahaan bisa lebih besar

Selain dari CV, ternyata penilaian rekrutmen kerja juga cukup sulit. Karena harus menyeleksi individu-individu yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan, nah apa aja sih proses penilaian rekrutmen kerja yang tidak banyak orang tahu? Cool Plato akan membeberkannya untuk kamu

Almamater Tidak Menjamin


Yap kamu tidak salah membaca, almamater tidak menjadi jaminan untuk zaman sekarang ini. Karena banyak sekali mahasiswa-mahasiswa lulusan dari kampus terkenal dan tersohor tetapi tidak memiliki kemampuan dan kecakapan yang cukup untuk bisa mengimbangi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya

Kamu tidak perlu minder dan khawatir jika kamu lulusan dari kampus atau sekolah yang kurang terkenal atau bukan dari sekolah yang difavoritkan oleh banyak orang. Karena tempat bersekolah bukan tanda individu tersebut memiliki skill dan kemampuan yang cukup

Karena skill dan kemampuan itu adalah hasil belajar individu itu sendiri, akan menjadi percuma apabila individu yang lulus dari kampus atau sekolah favorit tetapi individu tersebut tidak memiliki skill dan kemampuan yang dibutuhkan oleh dirinya sendiri di dunia kerja nanti

Emas tetap lah emas dimana pun individu itu bersekolah atau berkuliah. Jangan minder lagi ya

Wajah


Wajah memang penilaian yang sangat subjektif ternyata hal tersebut juga menjadi suatu penilaian bagi perusahaan. Perusahaan menghindari orang-orang yang senang bergosip dan sering mengulur waktu, padahal perusahaan mencari orang yang benar-benar ingin bekerja dan memajukan perusahaan

Tetapi tentunya hal ini bukan sesuatu yang harus kamu takutkan jika kamu bukan orang yang senang bergosip sehingga meninggalkan tanggung jawab kamu dikantor. Komunikasi antar rekan kerja itu memang penting, tetapi kamu juga harus bisa membedakan disaat seperti apa dan disaat bagaimana kamu harus bekerja dan kamu harus berbincang dengan rekan kerja kamu

Kamu bisa mencantumkan referensi tempat kamu bekerja atau magang sebelumnya agar perusahaan dapat menanyakan seperti apa dan bagaimana kamu jika berada di tempat kerja. Atau jika kamu belum pernah bekerja sama sekali kamu bisa mencantumkan nomer guru atau dosen kamu sebagai referensi untuk perusahaan jika perusahaan membutuhkan data yang lebih banyak tentang diri kamu

Organisasi


Organisasi menjadi point yang sangat penting untuk dinilai dalam rekrutmen kerja. Karena organisasi mengajarkan kita untuk bisa bekerja sama di dalam tim maupun ketika tidak di dalam tim. Dari organisasi ini perusahaan bisa menilai kamu apakah kamu orang yang tepat atau tidak

Organisasi juga mengajarkan banyak hal yang dapat kamu aplikasikan di dunia kerja, mulai dari disiplin, kerapihan, ketanggapan, kecermatan, ketelitian, serta emosi. Maka dari itu organisasi ini bisa menjadi nilai yang paling dihitung ketika kamu sedang melamar pekerjaan

Lalu bagaimana jika kamu belum pernah sama sekali mengikuti organisasi? Mulai dari sekarang lebih baik kamu mengikuti kegiatan volunteer atau kepanitiaan apapun. Karena lebih baik mengisi riwayat organisasi walaupun organisasinya tidak terlalu besar sehingga dalam CV kamu tidak ada bagian kosong yang tidak terisi

LinkedIn


Apa tuh LinkedIn? Jika kamu masih asing dengan kata LinkedIn atau sama sekali tidak mengetahui tentang adanya LinkedIn lebih baik kamu harus mencari tau dan mulai buat akun LinkedIn untuk kamu sendiri

LinkedIn ini menjadi sangat penting jika perusahaan tempat kamu melamar meminta kamu untuk menuliskan akun LinkedIn kamu. LinkedIn ini bisa menjadi referensi bagi perusahaan untuk memantau kamu jika kamu sedang menggunakan media sosial 

Selain LinkedIn sebenarnya media sosial lainnya juga bisa menjadi tempat referensi perusahaan untuk melihat kamu. Untuk kamu yang memiliki media sosial sebaiknya kamu memposting atau menyebarkan artikel-artikel yang memiliki manfaat untuk orang lain

Karena pada zaman sekarang ini, perusahaan juga mulai membuat variasi-variasi baru untuk memantau calon karyawannya. Perusahaan tidak mungkin mau menerima orang yang membuat keonaran di media sosial. Di media sosial saja sudah sering membuat keonaran bagaimana ditempat kerja kan?

Sudah banyak perusahaan yang menilai calon karyawannya melalui media sosial. Maka mulai sekarang bijaklah dalam menggunakan media sosial, jangan sia-siakan kesempatan kamu bisa diterima di tempat kerja impian hanya karena media sosial kamu isinya 'sampah'

Harga Jual


Harga jual yang dimaksud adalah jika kamu sudah memiliki skill dan kemampuan, aktif dalam berorganisasi, pengalaman kamu sudah banyak dan digabungkann itu semua menjadi satu, maka harga jual kamu otomatis akan naik dan menjadi sangat mahal

Harga jual ini lah yang banyak menentukan apakah kamu akan diterima diperusahaan atau tidak. Harga jual ini juga yang dapat membantu kamu untuk menyingkirkan pelamar kerja lainnya. Dan harga jual ini juga yang membuat kamu gengsi untuk bekerja di perusahaan yang menggaji kamu sedikit

Sebenarnya jika kamu sudah memiliki harga jual yang sangat tinggi kamu berhak untuk keluar dari perusahaan karena tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Tetapi untuk kamu yang baru merasakan dunia kerja, lebih baik kamu tahan dahulu selama beberapa bulan atau tahun untuk menambah pengalaman dan memperbanyak isi CV kamu nanti jika kamu memutuskan untuk keluar dari perusahaan

Rekomendasi dan Referensi


Rekomendasi bisa menjadi penilaian yang paling besar karena kamu sudah 'diutus' oleh seseorang yang mengetahui bagaimana diri kamu dan sifat kamu. Besar kemungkinan kamu akan diterima diperusahaan tempat kamu melamar

Karena rekomendasi mengharuskan orang-orang tertentu saja yang diberikan kesempatan itu, tidak semua orang dapat direkomendasikan karena untuk bisa direkomendasikan harus memenuhi beberapa persyaratan yang harus dicapai. Dan untuk mencapai persyaratan tersebut tentunya bukan hal yang mudah

Sama seperti LinkedIn tadi, referensi juga bisa menjadi faktor pendukung untuk kamu dapat diterima di perusahaan atau tidak. Karena referensi dapat membantu perusahaan agar lebih mudah dalam menyeleksi calon karyawan yang siap bekerja

Contoh yang sering terjadi seperti ini :

Contoh 1 :
"Eh coba kepoin si A dulu dia temen kerja gue di perusahaan XYZ dia kerjanya bagus banget coba aja lu tawarin posisi itu deh"

Contoh 2 :
"Ini anak oke gak sih?"
"Coba aja hubungin tempat dia kerja sebelumnya"

Contoh 3 :
"Kolom referensinya disii gak ? Itu siapanya? Telfon aja coba"

GAP Year


Untuk kamu yang belum mengetahui apa sih GAP Year itu, GAP Year adalah jeda waktu yang ada ketika kamu lulus dari kuliah atau sekolah atau bahkan ketika kamu berhenti dari perusahaan. Tentunya GAP Year itu kamu sendiri yang memutuskan mengapa kamu lebih memilih GAP Year entah itu karena kamu sedang mengalami musibah atau hal lainnya

GAP Year ini juga yang menjadi fokus dari perusahaan tempat kamu melamar, karena perusahaan sudah pasti akan bertanya kepada kamu "ngapain aja?" pada saat kamu sedang menjalani GAP Year. Maka dari itu sebelum kamu ditanya seperti itu, lebih baik kamu sudah menyiapkan jawaban pamungkas yang dapat membuat kesempatan kamu diterima bekerja menjadi lebih besar

Kamu ingin punya jawaban yang tepat ketika sedang melakukan interview/wawancara kerja? Kamu bisa membacanya di artikel tentang pertanyaan umum wawancara kerja

0 Response to "7 Penilaian Rekrutmen Kerja"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel